Senin, 29 Agustus 2011

seorang penjual cakruk

menjadi kaum lelaki tidaklah semudah menjadi apapun, lelaki adalah tanggung jawab dan lelaki adalah kerja keras, cepat, cerdas, selalu sehat, dan pemimpin.

jika ingin disebut sebagai kaum lelaki demikian adanya, harus kerja keras tingkat dewa.

tulisan ini saya buat didekasikan untuk seorang penjual kursi tempat nonkrong atau cakruk ato apalah namanya. untuk seorang lelaki super.


suatu waktu siang hari dan cuaca super panas, dan mungkin terasa lebih untuk yang berpuasa. saya melaju dengan motor saya menuju timoho, melalui jalan2 tikus, lewat depan sma uii. waktu kurang lebih jam 13.30 wib. ditengah perjalanan saya melihat dari kejauhan ada seorang penjual kursi panjang yang berbahan bambu, kurang lebih beratnya sepadan dengan anak kls 1 smp. dan oleh bapak penjual itu dia gotong dengan susah payahnya, no grobak,no becak, yes nggotong.

aku lirik sekilas mukanya penuh keringat,dan matanya penuh harapan, harapan agar ada satu orang yg keluar rumah, atau sedikit orang jangan tidur siang, dan banyak harapan agar ada yang memanggil, dan besar harapan kursinya bisa terjual dan pulang bukan bawa kursi yang super berat tp uang yang cukup untuk beli lauk buat makan nanti malam.

tak banyak kursi yang dia gotong dan dia jual, ya tepat sekali hanya satu kursi, dan kisaran harganya maksimal 100 ribu. 100 ribu untuk ketidak pastian, 100 ribu untuk perjalanan jauh, 100 ribu untuk panas2an, 100 ribu untuk sebuah lapar yang ditahan, dan 100 ribu untuk perjuangan pendapatan dan entah apalagi yang bapak habiskan untuk sebuah kursi itu.

"tak apalah" begitu dalam hatinya lalu terpampang jelas di pikiranya senyum istri dan tawa anak nya. dia tersenyum dalam lamunannya.. "ya cukup lah",,tak perlu makan untuk lapar, tak perlu minum untuk haus, aku pasti bawa uang untuk makan nanti malam nak, tunggu saja ayah.

demikian perjuangan salah seorang lelaki yang tanpa pamrih, tanpa menginginkan sebuah hasil untuk dirinya tp sedikit hasil untuk keluarganya. masih banyak lagi di luar sana mungkin yang lebih kerja keras yg lebih membutuhkan raga yang sehat dan jiwa yang kuat. tp yang terpenting adalah tanggung jawab sebagai seorang lelaki, seorang yang harus cepat, cerdas, sehat, dan bermartabat :)




Selasa, 18 Januari 2011

tnggung jwb


Hei semua,
Langsung singkat saja,tanggung jawab. Saya pikir2,ternyata tanggung jawab adalah sesuatu yang paling penting untuk hidup.  Sepanjang hidup kita hal tersebutlah yang paling sering muncul.Terkecuali ketika masih bayi dan balita mungkin, atau malah ketika balita kita juga sudah punya tanggung jawab, saya tidak tahu. Belum ada survey mengenai hal tersebut..hehe..
Oke,Pertama-tama dari titik dimana kita masuk bangku sekolah dasar. Dimana tanggung jawab tersebut mulai menuntut ke kita. Cuma ketika SD juru bicara dari tanggung jawab tersebut adalah orang tua kita, maksutnya beliualah yang selalu mengingatkan kita akan tanggungan kita terhadap belajar, jam main, dan sampai makan pun kita di kejar2 pertanggung jawaban sama orang tua kita. Makanya aku waktu kecil gemuk, sekarang?haha..
Beberapa tahun kemudian ketika kita masuk SMP dan SMA tangung jawab itupun bertambah banyak, ya tugas sekolah lah,ya urusan pertemanan lah,ya urusan2 yang lain lah semakin bertambah banyak sehingga kita tidak bisa berleha-leha.  Semua juga pasti tahu tentang tanggung jawab2 tersebut. Cuma kadang ada beberapa yang kurang tahu akan makna pentingnya. Sehingga mereka2 mulai  meninggalkan sedikit demi sedikit tanggung jawab itu, dan memilih cara-cara mereka yang menurut mereka bener.  Dimana peran orang tua sudah agak luntur dan timing nya pas jg dengan dimana mereka sudah memilih cara2 mereka sendiri yang menurut mereka benar. Tp menurut kamus tanggung jawab cara mereka salah.
 Masa selanjutnya masa kuliah, dimana peran pribadi masing2 sangat diperlukan terutama buat orang perantauan seperti saya. Dimana apa2 sendiri dan peran orang tua Cuma berperan melalui suara dan intensitas bertemunya juga semakin sedikit. Masa itulah sebenarbenarnya peran dari kita dituntut untuk paling tidak bikin pesan orang tua terlaksana, yaitu jauh2 di jogja adalah untuk mencari ilmu. Kalo untuk main,dirumah juga bisa main, ngeband dirumah juga bisa ngeband.  Jadi intinya orang tua tidak buang percuma terhadap uang bulanan yang selalu dikirim. Mereka sudah mengeluarkan banyak uang dan berhak untuk menuntut tanggung jawab dari kita,dan itu bukan  untuk mereka tapi untuk kita kok.
Selanjutnya Setelah kita keluar dari akademisi, kita kasaranya tidak punya tanggung jawab terhadap orang tua maksutnya tidak lagi membebani masalh financial dan tanggung jawab terhadap pendidikan. Tapi di saat itulah kita harus benar2 jadi seorang lelaki yang bertanggung jawab.  Paling tidak untuk diri sendiri dulu, belum punya tanggungan orang lain. Diamana level tanggung jawabnya benar2 dituntut untuk stabil. Haha (lebay)
Pada intinya sepanjang hidup,kita harus selalu mempunyai kualitas tanggung jawab yang bagus dan konsisten. Tanggung jawab untuk diri sendiri, tanggung jawab ke sesame manusia, alam, dan pertanggung jawaban kita  terhadap Tuhan. Dimulai dari yang terkecil untuk yang masih SMA kerjakan tugas2nya, yang kuliah jangan sering bolos, yang lagi skripsi kerjakan sampai tuntas,yang sudah kerja jangan sering ngeluh,yang belum kerja cari terus pasti dapet. iya semua butuh tanggung jawab, jangan berleha-leha dan buang  waktu percuma. Semangat,.,good luck yo teman-teman..


Sabtu, 20 November 2010

CERITA FIKSI (PERJALANAN KE ANTARIKSA)

"mas ardi apakah sudah siap?" ya insya Allah siap, ohya kapsul makanananya diperbanyak ya. "siap mas"
itu perbincangan singkatku dengan asistenku yang kubawa dari indonesia. Kira2  10 menit lagi mobilku sampai ke kantor pusat NASA amerika. Kutengok ke luar, jalanan begitu padat, walaupun mobil tidak begitu tinggi tapi dr jendela mobil bisa meliha kebawah begitu padatanya orang2 terutama di jalur pejalan kaki, tidak begitu jelas muka orang2 tersebut. Ya jelas mobilku kira2 berkecepatan 400km/jam. sementara pejalan kaki dengan sepatu khusus bisa mencapai 100km/jam. Keramaian tersebut jelas menambah rasa nervous ku, dalam menunggu sampai ke tempat tujan.

"mas ardi, sudah sampai mas"
 aku kaget mendengar suara asistenku dan suara desis asap mobil dari bawah. Tak berapa lama kemudian muncul seorang bule tegap dan berewokan,kalo dilihat dari seragamnya aku tebak pasti salah satu orang NASA. Tanpa obrolan sedikitpun aku di ajak menuju lantai 3789 gedung ini dan langsung diantar ke salah satu kamar. Tampak kamar tersebut serba biru mungkin diserasiin sama logo NASAnya, Langsung ku ambil remote dengan malasnya, 3 detik kemudian sebuah kasur hologram sudah terbentuk, akupun merebahkan diri berapa menit, karena salah satu sudut kasur berbunyi dan mengeluarkan tulisan "bath time" kasurpun bergoyang seiring alarm itu berbunyi. Akupun mandi, airnya terasa segar sekali mungkin pengaruh dari perjalanan dari indonesia tadi. Kupencet salah satu tombol di kamar mandi tersebut, secara otomatis air sisa buat mandi tadi menguap untuk didaur ulang lagi. Hal ini disesuaikan karena di tahun 2500 ini dunia kekurangan air, jadi setiap negara cuma dijatah berapa kubik air oleh PBB. Selanjutnya sembari mengeringkan badanku, kulahap roti di atas meja, lumayan buat mengganjal perut sebelum perjalanan nanti. Seteleh itu aku memeriksa baju2 oksigenku yang sudah kupersiapkan sebelum berangkat. Udah lengkap semua tinggal menunggu panggilan. Sembari menunggu aku iseng2 memeriksa fasilitas kantor NASA ini, sebagian besar dipenuhi oleh fasilitas wanita dan wisata fisual fiktif. Aku pikir mungkin pegawai NASA memerlukan beberapa hiburan yang tidak begitu membuang-buang waktu dan tenaga.
Bel pintu pun berbunyi, dari layar atas pintu  tampak asistenku sudah berpakaian oksigen lengkap dengan barang bawaanya. Seyelah kubukakan pintu aku juga dikasih satu baju oksigen dari NASA, tampak agak lebih tebal dari beberapa baju oksigen yang ku bawa dari indonnesia.

"sudah siap semua kan mas?" Ya sip, ayo berangkat !"

Asistenku pun berjalan didepan dan aku mengikutinya dari belakang, melewati salah satu lorong di kantor NASA ini. Kulihat sampaing lorongnya dipenuhi dengan tumbuh2an hijau jaman dulu, dan ada beberapa hewan purba zaman dulu, antara lain kijang, bebek, ayam dan beberapa capung. Sekarang kasihan mereka telah punah dan tinggal beberapa sisa evolusi binatang tersebut.

Lorong itu pun berakhir di ruangan yang sangat besar, mungkin paling besar yang kulihat di kantor ini. Tampak beberapa orang2 bule mantengin komputer yang ada didepanya masing-masing. Beberapa orang bule menghampiriku lalu kita berbincang2 serius, intinya mereka menanyakan keseriusan dan kesiapanku. Setelah berbincang-bincang serius mereka pun terlihat berunding sebentar, lalu menganggukan kepala menandakan mereka setuju terhadap wisata ku menuju ke bulan. Tak lama kemudian salah satu dari mereka membawakan tas ku dan meletakanya di pesawat yang dari tadi sudah nyala. Kemudian asistenku masuk ke kokpit dan aku dipersilahkan naik oleh orang2 bule orang NASA tadi, akupun mengucapkan salam perpisahan kepada mereka satu persatu.

Pintu tengah pesawat tampak terbuka dengan kontrol dari salah satu orang NASA yang dari tadi sibuk didepan layar 3x5 meter. Aku pun melambaikan tangan dan mereka membalasanya dengan ucapan selamat bersenang-senang. Akupn tersenyum sudah tidak sabar bertemu dengan istri serta saudara-saudaraku yang sudah duluan pergi ke bulan. Kita berencana mengadakan wisata di bulan selama satu minggu, paling tidak sampai baju oksigenya habis dan kapsul makananya habis. Sebenarnya di bulan juga sudah dijual kapsul makanan dan baju oksigen, tetapi disana 10x lipat lebih mahal dari pada disini.

Tampak asistenku sudah memencet beberapa tombol dan mesin pesawatpun semakin bergemuruh, itu tandanya pesawat sudah siap lepas landas menuju bulan. Dan orang NASA pun sudah memberi tanda lewat speaker di pesawat.

Akupun mengambil headset di samping kursiku, sabuk pengaman sudah terpakai dan headsetpun sudah kupakai ditelingaku, lumayang bisa mengurangi suara bising pesawat dan bisa santay mendengarkan music2.

Dengan aba2 dari NASA asistenku pun menambah power, dan pesawatku pun lepas landas menuju bulan. Agak terasa bergoyang pada awalnya tetapi setelah melewati lapisan ozon bumi pesawatku melaju dengan tenang sekali, persis seperti kapas yang sedang melayang. Aku melihat dari salah satu teropong di sebelah kusiku, tampak bumi seperti bola yang basket yang berwarna biru, indah sekali dihiasai dengan kapas2 yang lembut di beberapa bagian lautnya.

Saking enaknya laju pesawat dan music yang aku dengar aku pun tertidur dengan pulas di dalam pesawat.

Braaaaaaaaaaaaaakkkkkkkk......aku terbangun dengan suara sangat keras dari depan pesawatku, diikuti dengan goncangan yang sangat keras, aku panikkkk, aku liat asistenku pun terluka cukup parah, tidak tau masih hidup atau sudah mati. Karena tabrakan ini sebagian besar terjadi di depan ujung pesawatku, sementara bagian tengah yakni tempatku hanya bagian sisi kanan yang kenan..pesawatku pun selanjutnya oleng, aku tidak tahu harus berbuat apa, dalam hatiku hanya berdoa semoga selamat, pesawatkupun terus melaju dengan oleng dan tidak tahu kenapa seperti tertarik oleh magnet, menuju ke arah benda tadi yang tertabrak ..
....Asssstttaaagaaa....!!!!   kulihat media yang sangat besar, apakah aku sudah sampai dibulan atau planet lain aku tidak tahu. pesawatku pun terjatuh di benda tersebut dengan lumayan keras. akupun pingsan setelah mengalami beberapa benturan.

Ketika terbangun aku mencoba menterka-terka apakah ini bulan atau planet lain atau malah bumi? Planet ini serba biru, dan sangat amat sepi. Beruntung aku tidak mati dan beruntung pakaian oksigenku yang dari NASA tidak rusak. Dalam rasa penasarankupun akupun ingat kacamata detektor yang ada di saku pakaianku. Setelah kupakai dari kacamata bisa kubaca bahwa planet ini adalah PLANET NIBIRU.

 BERSAMBUNG

Rabu, 27 Oktober 2010

WISUDA ( biasa aja )

Yogyakarta, 23 oktober 2010, Universitas Pembangunan Nasional. Mendadak ada keramaian, ada banyak mobil, banyak tukang foto, banyak orang makai toga. Ya kamu benar, disitu ada acara wisuda, dan Alhamdulillah aku ikut dalam pesta kemeriahan tersebut.

Pesta kemeriahan ya? Kalo menurutku sih kurang begitu sreg dengan kata2 tersebut. Aku si bersyukur udah bisa wisuda. Tapi untuk bisa merasa meriah dan selebrasi yang berlebihan kalo menurutku sih biasa2 aja…

Fakta menurut versiku tentang wisuda adalah = seseorang yang sudah menguras financial orang tua dari awal masuk TK sampai wisuda, dan seminggu setelah wisuda seseorang itu telah mendapat tanggung jawab untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan dengan predikatnya. Jadi wisuda adalah kurang lebih pintu gerbang untuk masuk di perjalanan ke lembah pencarian pekerjaan dan lembah yang berisi pertanyaan2 “hey Di udah kerja?dimana?”

Kalo kita liat kebelakang untuk urusan sekolah semua pasti punya pikiran” wah rasanya cepat sekali, dulu inget SD, Smp, sekarang tau2 dah lulus kuliah” nah itu dia, kenapa hampir semua orang didunia punya  siklus=
 
Siklus ini selalu berputar terus turun temurun sampai kiamat, siklus ini terpikirkan olehku dulu ketika aku nonton film INTO THE WILD. film yg berdasarkan kisah nyata. Tentang seseorang mengalami broken home dan merasa bahwa orang2 disekitarnya bodoh dengan selalu bekerja, cari uang, dan menikah. padahal menurut dia dengan menikah dan punya anak orang tua hanya akan menyakiti anaknya sendiri. singkat cerita sehabis wisuda dia dengan keyakinan penuh pergi ke hutan Alaska no car, no money, no cigarettes. Dan hanya berbekal senapan (buat berburu), buku panduan tanaman yg bisa dimakan, dan perlengkapan buat tenda. Sesampainya di hutan Alaska beruntung dia menemukan mobil bekas yg ia gunakan untuk tempat tinggalnya selama bertahun2. Singkat cerita ketika binatang buruan sudah mulai habis, dia mencoba makan dedaunan dan biji2 an berbekal ilmu dari buku yang dibawanya. Lalu suatu ketika dia pun mengalami keracunan yang disebabkan oleh tumbuhan yang salah. Lambat laun kondisi tubuhnya terus menurun dan tak lama kemudian dia pun meninggal dunia.

Yah itu salah satu korban yang tidak mengikuti siklusku..hehe..

Untuk sekarang aku masih dalam proses dari siklus pertama ke siklus kedua. Proses ini juga harus berbekal kualitas diri yang super. Dulu aku mungkin salah satu nominasi BANGUN SIANG AWARD. Dulu lingkungan menuntut semua2 harus update, ya music lah, ya fashion lah,ya hoby lah. Sekarang apa besok dah apa, kamu pake sepatu apa, baju apa, celana merk apa, kamu lagi suka band apa, ni sekarang lagi tren hobi apa. Tentang komunitas yg berlomba2 eksis lah, tentang komunitas yang berprinsip minoritas itu keren lah…zzzzzzzzzzzz…..

Iya sih itu memang hak masing2 , tp penilaian jg hak..

Untuk sekarang ini doakan saya semoga bisa mendapatkan kerja yang nyaman, dapat gaji yang bisa nyicil rumah, beli susu anak2 kelak, dan lebih2 bisa mendapatkan kebutuhan sekunder dan tersier. Amin.



Kamis, 14 Oktober 2010

NASIONALISME OR FOLLOWER?

Aku tidak tau apa yang akan aku tulis…
pandangan kearah langit2 kamar, ke samping kanan-kiri, garuk2 kepala. Entah..
Hal ini kedengaran seperti membuat tugas…padahal ini bukan sesuatu yg penting.
hmmmm…

Nyritain kisahku………………? ckkckckc.. gak da yg istimewa…lempeng2 aja..
Bikin tips2 kaya kemarin….? (hey mana bayaran buat mr.tips?)
Bikin2 musik…………………….? heehhh..waktunya kurang siang (brisik)
Jam 03.30 pagi. Kegiatan yg cocok adalah..?

………………??

Nol.. !!

Came on…setahuku dinegaraku ini adalah waktunya orang tidur lelap, secara umum maksutnya, dan sebagian orang waktunya sebentar lagi bangun buat beribadah. Lalu apa tidak ada suara jankrik, ketika ada pertanyaan jam setengah 4 kegiatan yg cocok tuh apa.

Belum tidur jam 03.30 mungkin sedikit terdengar tabu. (Apalagi kalo orang tua ku tau) ya begitulah…tidak terima alasan aku baru ja tidur jam 20.00-22.00.

(Orang tua? Hahaha….) begitu mungkin tanggapan kalo kita diluar negri.
Kalo kusimpulkan sih hal positifnya adalah mereka2 punya budaya mandiri.

Budaya yg sudah mulai masuk ke Negara kita lewat majalah2, dan internet. Untuk gamelan apa kabar? Budaya asli kita yg tanpa Kw Kw nan. Padahal ya kalo kita coba mendengarkan instrument itu..akan keluar tiga huruf…WOW. Dengan catatan kita melihat dan mendengarkan langsung dari sang empunya. Coba aja sekali2 dengerin diluar kesibukan kalian2 membaca alternative press ataupun go girl buat para girl. Lalu selanjutanya bandingkan suara gamelan tersebut dengan band2 semacam the album leaf, telefon tel aviv, st.vincent, ataupun the radio dept. Instrumennya gak kalah dahsyat kok.

Maksut dari semua ini bukan cuma sekedar kita pergi mendengarkan alunan gamelan lalu udah. Tapi cuma mengingatkan aja dibumi mana kita bepijak, disitu budayanya dijunjung. Bukan menjunjung budaya orang2 berambut pirang yang sama sekali kita tidak kenal, kalau kayak gini bisa diketahui siapa yang untung dan siapa yg rugi. Maksutnya orang2 disana cuma sekedar duduk di kursi goyang sambil minum beer, dan budaya mereka dikenalkan oleh orang2, dan orang2 yg tiap mata melek baca majalah,budayanya entah kemana, dan sedikit demi sedikit dicuri tetangga, disaat itu si pembaca majalah lalu bilang : ganyang2…!, fuck2…!

Heeeyy…?? Came on…ini bukan salah pemerintahanya saja. Memanganya kita manusia super yg gak pernah punya salah, apa yang udah kita lakukan buat Negara? Heh?
Kalian pelajar? Belajar yang rajin. Yang jurusan ekonomi jd ekonom, yg jurusan pertanian buat Indonesia jd Negara pengekspor beras. Dan misal kita belum bisa membantu seperti itu kita cukup jd warga negara yg nasionalismenya tinggi aja kok, bukan mengenalkan budaya orang2 pirang pada anak cucu kita nantinya.

Lucu juga ketika mendengar “Negara macam apa ini, aku gak mau tinggal dinegara ini”
Tp si orang tersebut masih dan akan terus tinggal di Negara ini, dan terus ngomel tanpa melakukan apa2.

Orang yg sudah merasa dirinya mengenal budayanya sendiri,akan stuck, dah itu aja yg mereka ketahui.

Orang sudah merasa dirinya sukses, terkenal dan eksis, akan stuck, dah sampai itu aja tingkatan mereka.

…………………….
Aku rasa cukup,tidak ada yg perlu dihebohkan lagi untuk jam sepagi ini.
Waktunya tidur (pernah baca di kaskus, pengen tidur nyenyak,sblm tidur nulis beban2 kita dulu)
Shit!! yang kutulis bukan beban2….
1 domba, 2 domba, 3 domba…

Senin, 11 Oktober 2010

IKHLAS ADALAH


Semua orang pasti juga tahu arti kata tersebut..
tp bad news nya yg bisa mempraktekan adalah yang jadi golongan minoritas.
Apakah itu sesuatu yg berhubungan dg pengorbanan? Atau symbol dr pesakitan? Atau kata lain dari menyerah? Atau sesuatu yg tidak mengharapkan imbalan..?
Tentang percintaan, pemberian, atau datangnya sebuah masalah…
Oh my ghost!
banyak sekali..Ya inilah Indonesia satu kata aja bikin bingung, apalagi seribu kata, apa yg terjadi pada masyarakatnya? Ohya buat para turis yg menginginkan kebingungan? Welcome to my country!
Dalam bahasa Indonesia kata ikhlas termasuk kata Ambigu, yaitu kata yg punya arti lebih dari satu. Arti ikhlas menurutku ya td yg diatas kira2 sudah mewakili satu persatu.
Untuk 6 huruf ini diperlukan jiwa yg super untuk bisa mempraktekanya, secara lisan dan teory pasti banyak yang tau, di pasar bisa seribu dpt 3. Tp teory diciptakan untk susah dipraktekan, yeh memang begitu. Manis dimulut pait di praktek.

*Kita kehilangan uang 100 ribu.
Teori = kita harus ikhlas. Praktek = kita nyesel dan menyalahkan diri sendiri.
For what? Heh? Gak ada manfaatnya kita menyesali kehilangan sesuatu yang sedikit bermanfaat bagi kita. Dg kita menyesali dan menyalahkan ketledoran kita memangnya tiba2 dr lantai kita tiba2 retak lalu tumbuh tanaman yg buahnya uang 100 ribu?
Untuk kasus lain mungkin nilainya bisa kita naikan, misalnya kita kehilangan kekasih tercinta kita.  Untuk satu ini kbanyakn orang normal diperlukan sesuatu buat menolongnya yaitu waktu. Tidak sepenuhnya kita bisa senin putus, selasa bangun pagi dan bikin teh sambil senyum. Karena tiap orang yang kita sayangi pasti sudah memberi kebiasaan baru dan kenangan2 tersendiri bagi kita, dan yang gampang terekam adalah semua2 yg manis.
Secara teori klo dah putus ya udah, terus mau ngapain? Emg bukan jodoh kok.
Atau kalo emg cinta sejati pasti akan dimudahkan jalanya,tidak akan dipersulit kok.
Ya itu teorinya, memang teori dibuat untuk susah dipraktekan. Kbanyakan dr kita punya virus keras kepala, entah dulu siapa yang pertama menyebarkan dan konon tidak ada obatnya.
Ngomong2 ttg obat kembali lagi bagaimana cara kita minum obat bernama ikhlas itu. Biar kita bisa sembuh dari pesakitan hati dan pikiran. Biasanya obat adalah sesuatu yg akrab dg rasa pait, mungkin ini sudah membudaya atau professor jaman dulu kurang sempurna dalam membuatnya terutama mengenai rasa.
Obat agar ikhlas secara teori gampang, kita perkaya kemampuan mental kita, berusaha sesederhana mungkin (dalam bersikap), bangun dari mimpi dan hadapi kenyataan, berusaha menerima atau dalam kamus jawa dibaca nrimo, menterapkan peribahasa “apa yang kita tanam itu yg kita petik, dan terakhir taqwa terhadap Tuhan (menjauhi laranganNya dan melaksanakan perintahNya. Itu ja dah cukup kok.
Dari kmrn nulis tips terus di blog, emangnya manjur?? Hehehe..pertanyaan bagus! Dg kapasitas jurusan kuliahku adalh ekonomi manajemen.
Pertanyaan tersebut masih kalah dg pertanyaan “emangnya ada yg baca?”
………………..

Senin, 04 Oktober 2010

Lil’ Shine in Morning Clap

Kukuruyukkk…masih kah suara itu? Sebuah mahluk ayam jago..? NO…konon mreka sudah malas berkokok karena sudah tergantikan sama BB, nokia dan juga jam alarm.

Yeh aku terbangun dari kesalahan seorang alarm mania, yaitu aku, alarm yg kemarin masih tersetel, padahal hari ini tidak ada skejul buat Mr. alarm. Lil’ bi***ch !!

Dg pikiran masih 0 % kuterpaksa bangun, dan heyyyy….???

Seturan, 06.00 WIB.Wowoww.. cuaca super cerah dan udara segar langsung menghajar paru-paruku, dan 2 jam an lagi, pasti ada vitamin delivery (vit D).

Wastafel,,im coming..cuci muka, masuk kamar, kuteguk frestea ku sisa smlm, kufungsikan winamp, ohhh ada lady gaga, sejurus kemudian (hahaha..bhsne Old school tenan) kuseduh teh tawar hangat.

Hmmmm mantap…wangi teh made in me, kurang lengkap rasanya tanpa asap Marlboro. So.. Pus pas pus….ku pejamkan mataku 5 detik. Ambil nafas..Oh gini tho rasanya planet bumi. THANKS GOD.