Semua orang pasti juga tahu arti kata tersebut..
tp bad news nya yg bisa mempraktekan adalah yang jadi golongan minoritas.
Apakah itu sesuatu yg berhubungan dg pengorbanan? Atau symbol dr pesakitan? Atau kata lain dari menyerah? Atau sesuatu yg tidak mengharapkan imbalan..?
Tentang percintaan, pemberian, atau datangnya sebuah masalah…
Oh my ghost!
banyak sekali..Ya inilah Indonesia satu kata aja bikin bingung, apalagi seribu kata, apa yg terjadi pada masyarakatnya? Ohya buat para turis yg menginginkan kebingungan? Welcome to my country!
Dalam bahasa Indonesia kata ikhlas termasuk kata Ambigu, yaitu kata yg punya arti lebih dari satu. Arti ikhlas menurutku ya td yg diatas kira2 sudah mewakili satu persatu.
Untuk 6 huruf ini diperlukan jiwa yg super untuk bisa mempraktekanya, secara lisan dan teory pasti banyak yang tau, di pasar bisa seribu dpt 3. Tp teory diciptakan untk susah dipraktekan, yeh memang begitu. Manis dimulut pait di praktek.
*Kita kehilangan uang 100 ribu.
Teori = kita harus ikhlas. Praktek = kita nyesel dan menyalahkan diri sendiri.
For what? Heh? Gak ada manfaatnya kita menyesali kehilangan sesuatu yang sedikit bermanfaat bagi kita. Dg kita menyesali dan menyalahkan ketledoran kita memangnya tiba2 dr lantai kita tiba2 retak lalu tumbuh tanaman yg buahnya uang 100 ribu?
Untuk kasus lain mungkin nilainya bisa kita naikan, misalnya kita kehilangan kekasih tercinta kita. Untuk satu ini kbanyakn orang normal diperlukan sesuatu buat menolongnya yaitu waktu. Tidak sepenuhnya kita bisa senin putus, selasa bangun pagi dan bikin teh sambil senyum. Karena tiap orang yang kita sayangi pasti sudah memberi kebiasaan baru dan kenangan2 tersendiri bagi kita, dan yang gampang terekam adalah semua2 yg manis.
Secara teori klo dah putus ya udah, terus mau ngapain? Emg bukan jodoh kok.
Atau kalo emg cinta sejati pasti akan dimudahkan jalanya,tidak akan dipersulit kok.
Ya itu teorinya, memang teori dibuat untuk susah dipraktekan. Kbanyakan dr kita punya virus keras kepala, entah dulu siapa yang pertama menyebarkan dan konon tidak ada obatnya.
Ngomong2 ttg obat kembali lagi bagaimana cara kita minum obat bernama ikhlas itu. Biar kita bisa sembuh dari pesakitan hati dan pikiran. Biasanya obat adalah sesuatu yg akrab dg rasa pait, mungkin ini sudah membudaya atau professor jaman dulu kurang sempurna dalam membuatnya terutama mengenai rasa.
Obat agar ikhlas secara teori gampang, kita perkaya kemampuan mental kita, berusaha sesederhana mungkin (dalam bersikap), bangun dari mimpi dan hadapi kenyataan, berusaha menerima atau dalam kamus jawa dibaca nrimo, menterapkan peribahasa “apa yang kita tanam itu yg kita petik, dan terakhir taqwa terhadap Tuhan (menjauhi laranganNya dan melaksanakan perintahNya. Itu ja dah cukup kok.
Dari kmrn nulis tips terus di blog, emangnya manjur?? Hehehe..pertanyaan bagus! Dg kapasitas jurusan kuliahku adalh ekonomi manajemen.
Pertanyaan tersebut masih kalah dg pertanyaan “emangnya ada yg baca?”
………………..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar