Dan akhirnya bisa kuketahui bahwa suara auuuuu.. itu adalah suara orang ribut2 main playstation.(- -!)
Crita selanjutanya adalah akupun pulang kekos dengan tatapan ke jalan dan pikiran kosong. Bukan berarti ekspresi kekalahan terhadapa situasi yang baru kualami, tapi proses alamiah yang tidak mau kupungkiri, bahwa aku heboh2 lari2 bombastis cuma karena suara orang main PS? (heyyy came on boy..) Dalam pikiranku cuma ada 4 huruf, yang pertama S lalu H terus I dan terkhir T, lalu kukasih asesoris tanda seru.
Tak lama kemudian aku sudah sampai di kamarku terlaknat, duduk masih hadap ke bawah, kunyalakan computer dengan malas, kusetel lagu buat theraphy semangat. Efeknya…?? zonkkk…!!
Yes,aku pun melamun, satu demi satu keluar pikiran2 bahwa aku sedang menghakimi diri sendiri. Benar aku bodoh, aku belum menemukan jati diri.
Yah benar aku memang belum menemukan jati diri..,karena apa??? Karena aku adalah orang yang selalu ingin untuk maju dan ingin selalu berubah kearah positive. So What?? Kalau orang diluar rame2 menyombongkan jati dirinya yang ini lah yang itu, prinsip ini lah prinsip itu..Tapi pertanyaannya adalah apakah prinsip dan jati diri yang dia banggakan adalah baik dan benar. Aku aja masih mempertanyakan jati diri bangsa Indonesia yang dari nenek moyang yang selalu dibangga banggakan. Apakah ini yang disebut jati diri bangsa yang mereka bawa dari zaman dulu. Jati diri bangsa yang menurutku masih menjadi pertanyaan. Aku tidak mau jati diri bangsa ini yang tak berpenghasilan aku tak mau jati diri yang selalu termakan isu level bawah aku tak mau jati diri yang membawa pembodohan aku tidak mau jati diri yang menerapkan pikiran2 convensional. Benar aku tak mau !!!!
Negara kita sudah berpuluh-puluh tahun merdeka, tapi setidaknya tiap tgl 17 agustus kita tidak cuma dengerin drum band, pawai dan lomba-lomba kelereng, balap karung yang gak jelas. yang sudah turun temurun dari dulu, tapi seharusnya sesuatu yang lebih dari itu. Sesuatu yang bisa merubah bangsa ini
Oke kembali lagi ke jati diri dari pribadi kita masing2, kalau aku ditanya “hey Ardi apa jati dirimu?”
Jati diriku adalah sesuatu yang sudah kutanam dari kecil di semua anggota tubuhku terutama otak, dan itu akan selalu kutingkatkan dari waktu ke waktu, dari semua anggota tubuhku sebisa mungkin ku eksplor dan berusaha untuk ditingkatkan, semisal tangan yang tadinya cuma bisa buat bikin PR waktu SD, kutingkatkan tangan yang bisa buat main drum, bikin music electronic, nulis blog, fotografi dan hobi2 lainya. Sebisa mungkin setiap detik semua anggota tubuh kita dari kaki sampai otak mengalami pertambahan level.
Buatlah suatu prestasi jika ingin menjadi sejarah. Terutama bagi mereka2 yang ingin famous secara instan. Instan disini maksutnya ketenaran bukan hanya didapat dari seberapa banyak orang yang kita kenal, seberapa update kah kita terhadap MO“fucking”DE fashion dll. Buatlah prestasi jika ingin terkenal, semua itu tidaklah semudah kita mengejek prestasi orang lain.
Orang yang jadi sejarah adalah orang yang dalam hidupnya tidak berjalan lurus2 aja atau selalu menuruti jati diri kita , atau terpaku pada prinsip kita. Buatlah sebuah belokan walaupun itu bukan kebiasaan kita. Buatlah sebuah prestasi dan nanti ada bonus yang menunggu yaitu berupa uang, ketenaran, kedudukan,dll.
“Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang anda alami tapi sesuatu yang akan anda selalu ingat”
“Sukses adalah bagaimana seseorang itu hidup”
“Hidup adalah tuntutan bukan pilihan” kita harus selalu dituntut untuk survive terhadap semua tanggung jawab yang diberikan kepada kita. Bukan untuk memilih sesuka kita. ARDI